(0362) 21440
dkpp@bulelengkab.go.id
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan

PEMBINAAN LEMBAGA USAHA PANGAN MASYARAKAT DI BULELENG

Admin dkpp | 13 Januari 2026 | 62 kali

PEMBINAAN LEMBAGA USAHA PANGAN MASYARAKAT DI BULELENG
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan melaksanakan Pembinaan Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) pada LUPM Gapoktan Panca Winangun, Kelurahan Sukasada dan LUPM Gapoktan Kencana Mas yang, Desa Penglatan. Selasa (13/1)
1) LUPM Gapoktan Panca Winangun :
Sumber permodalan berasal dari dana operasional dan modal sendiri, dengan sistem pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual. Secara umum, LUPM memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di Kabupaten Buleleng.
Pada musim panen saat ini, LUPM menyerap gabah dari beberapa wilayah di Kabupaten Buleleng, dengan kondisi gabah relatif basah akibat curah hujan yang tinggi. Gabah masuk berlangsung setiap hari dengan kapasitas maksimal ±15 ton/hari.
Kondisi stok saat ini terdiri dari gabah kering panen 20 ton dan stok beras10 ton. Distribusi beras dilakukan setiap hari sekitar 3–5 ton ke wilayah sekitar Sukasada dan Singaraja. Harga komoditas tercatat pada kisaran beras Rp13.400–Rp13.500/kg dan gabah Rp6.800–Rp7.000/kg.
2) LUPM Gapoktan Kencana Mas :
LUPM bergerak di bidang penjualan beras, dengan wilayah pendistribusian meliputi Desa Penglatan serta toko-toko di sekitar Singaraja hingga di wilayah Desa Tajun Harga komoditas saat ini tercatat gabah Rp7.000 dan beras Rp13.700/kg, dengan rendemen berkisar 48–55%.
Kondisi stok saat ini terdiri dari gabah 30 ton dan stok beras 2 ton. Dalam operasional pascapanen, LUPM telah memiliki mesin dryer berkapasitas ±3,7 ton Dan sudah ditambah mesin Drayer yg baru dibeli berkapasitas 4 Ton sehingga kapasitas mesin Drayer 7,7 Ton namun pada musim panen dengan curah hujan tinggi, proses pengeringan gabah masih belum optimal.