(0362) 21440
dkpp@bulelengkab.go.id
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan

PEMBINAAN TEKNIS BUDIDAYA IKAN DAN KELEMBAGAAN KELOMPOK USAHA PERIKANAN

Admin dkpp | 12 Januari 2026 | 174 kali

PEMBINAAN TEKNIS BUDIDAYA IKAN DAN KELEMBAGAAN KELOMPOK USAHA PERIKANAN
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat Perikanan melaksanakan pembinaan teknis budidaya ikan dan kelembagaan kelompok pada Pokdakan Dwiloka. Senin (12/1)
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Nyoman Sura Yadnya (Analis Pasar Hasil Perikanan) beserta staf. Dari sisi kelembagaan, kelompok mengalami pengurangan jumlah anggota kelompok menjadi 11 orang. Hal ini dikarenakan adanya anggota yang meninggal dan anggota yang beralih pekerjaan.
Dalam teknis budidaya ikan, kelompok menghadapi kendala berupa kurangnya kontrol ketinggian debit air dimana saat ini kondisi curah hujan yang tinggi yang menyebabkan ikan hanyut terbawa arus, selain itu adanya predator juga mengganggu proses budidaya ikan.
Sebagai upaya mengatasi kendala yang dihadapi Pokdakan Dwiloka, diperlukan langkah tindak lanjut baik dari aspek teknis budidaya maupun kelembagaan kelompok. Dari sisi teknis budidaya ikan, solusi yang dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan kontrol ketinggian dan debit air melalui pemasangan saringan pada saluran masuk dan keluar kolam, perbaikan serta peninggian pematang kolam, dan penyediaan saluran pembuangan air darurat guna mengantisipasi curah hujan yang tinggi agar ikan tidak hanyut terbawa arus.
Selain itu, untuk meminimalkan gangguan predator, kelompok disarankan memasang jaring pelindung di atas kolam, memperkuat dinding kolam, serta melakukan pembersihan lingkungan kolam secara rutin. Dari aspek kelembagaan, perlu dilakukan pendataan ulang anggota aktif, penataan kembali struktur kepengurusan kelompok, serta mendorong rekrutmen anggota baru guna menjaga keberlanjutan usaha budidaya. Upaya tersebut perlu didukung dengan pendampingan teknis dan kelembagaan secara berkelanjutan agar kinerja kelompok dapat meningkat dan kegiatan budidaya ikan dapat berjalan lebih optimal.