(0362) 21440
dkpp@bulelengkab.go.id
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan

Kerang Bercangkang Tunggal (Abalon)

Admin dkpp | 23 Agustus 2016 | 4281 kali

Abalon (Haliotis squamata) atau biasa dikenal sebagai telinga laut karena bentuk cangkangnya oval yang menyerupai telinga (auriform) merupakan salah satu jenis kerang yang telah menjadi komoditi perikanan dunia. Permintaan abalon mengalami peningkatan di pasar internasional seperti Hongkong, China, Jepang, Singapura, Korea, dan wilayah Eropa. Selain cangkangnya yang berbentuk oval ciri morfologi dari abalone adalah memilki 2-3 buah puntiran (whorl), pada puntiran terakhir dan terbesar (body whorl) memilki rangkaian lubang yang berjumlah sekitar 4-7 buah (Linnaeus 1758).

Abalon biasanya ditemukan di perairan dangkal kurang dari 10 meter pada daerah yang berkarang atau berbatu yang digunakan sebagai tempat menempel. Di Indonesia distribusinya tersebar dibeberapa perairan, mulai dari Lampung, Sulawesi, Lombok, Bali, hingga Raja Ampat. Terdapat sekitar 100 spesies abalon yang tersebar diseluruh dunia, beberapa diantaranya terdapat di Indonesia (Setyono, 2006).

Daging abalone mempunyai nilai gizi yang tinggi dengan kandungan protein 71.99%, lemak 3.20%, serat 5.60%, abu 11.11%, dan kadar air 0.60%. Selain daging, cangkang abalone juga memilki nilai estetika yang dapat digunakan sebagai perhiasan, kancing baju, dan berbagai barang kerajinan lainnya. Abalon merupakan hewan yang bersifat low trophic level, dimana dari sisi ekonomis biaya produksinya relative murah, namun harga jualnya sangat tinggi. Pada derah tertentu jenis abalone dalam kondisi hidup dijual dengan harga Rp. 600.000,-/ kg, bahkan salah satu restoran di Jakarta mematok tarif hidangan abalone sampai Rp. 1.500.000,-.

Selama ini untuk mendapatkan jenis kerang bercangkang tunggal ini hanya mengandalkan hasil tangkapan para nelayan saja, belum lagi hasil tangkapan dari alam terus merosot, pasalnya abalone sangat rentan terhadap pencemaran dan gerakannya yang lambat menyebabkan mudah disantap predator. Mengingat permintaan akan abalone yang semakin tinggi tentu saja diperlukan metode lain untuk mendapatkan abalone, salah satunya adalah dengan budidaya abalone.

Abalon dapat dibudidayakan dengan dua metode diantaranya metode KJA dan metode pen-culture. Masing-masing metode memiliki kelemahan dan keunggulan. Abalone merupakan hewan herbivore yaitu pemakan tumbuh-tumbuhan, pakan terbaik yang diberikan adalah Gracilaria sp yang merupakan makanan favorit untuk kerang abalone. Selain Gracilaria sp, jenis seaweed yang lain juga dapat diberikan, seperti Ulva sp. Saat pemberian pakan, perlu diperhatikan kebersihan dan kesegaran pakan. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya predator-predator yang terbawa dan menghindari pakan yang hampir/telah mati yang nantinya akan membusuk dan menimbulkan racun bagi kerang abalone.

Download disini